The EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
DOI:
https://doi.org/10.33578/kpd.v4i3.p411-418Kata Kunci:
Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kritis, Pelajaran SejarahAbstrak
Pembelajaran sejarah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, identitas nasional, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Namun, metode pembelajaran yang masih didominasi ceramah membuat siswa kurang aktif dalam proses berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Sejarah di SMK Muhammadiyah-Kalisat-Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas XI yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model PBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes esai berpikir kritis berdasarkan indikator dari Ennis dan dianalisis menggunakan uji statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor berpikir kritis yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,000). Dengan demikian, model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran sejarah yang kontekstual dan partisipatif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Suryadi Suryadi, M. Iqbal Ibrahim Hamdani, Akhmad Dzukaul Fuad

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





